Tampilkan postingan dengan label Khatulistiwa Literary Award. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Khatulistiwa Literary Award. Tampilkan semua postingan

15 November 2011

Pemenang KLA 2011: Novel Lampuki Karya Arafat Nur

Inilah novel menyentuh dan mencerahkan berlatar Aceh pada masa penuh gejolak setelah kejatuhan Soeharto. Lampuki adalah sebuah satir cerdas tentang gebalau konflik antara tentara pemerintah dan kaum gerilyawan yang pada ujungnya menyengsarakan orang-orang kecil tak berdosa. Untuk itu novel Lampuki karya Arafat Nur ini kemudian ditetapkan sebagai pemenang Khatulistiwa Literary Award 2011 untuk kategori fiksi. Novel ini terasa unggul karena mampu mendedahkan satire dan ironi sebagai jurus cerita yang tidak semua pengarang bisa memainkannya. Ia menjadi subversif karena membantah cara pandang yang selama ini dianggap lazim dan itu disuarakan oleh pengarang yang terhitung orang dalam, ia yang langsung atau tidak langsung menjadi korban.

21 Oktober 2011

Cok Sawitri dan Remy Sylado Masuk 5 Besar Khatulistiwa Literary Award 2011

Khatulistiwa Literary Award kembali diselenggarakan dan telah memasuki tahapan 5 besar. Khatulistiwa Literary Award kali ini hadir dengan dua kategori, Fiksi dan Puisi. Masing-masing  pemenang akan mendapat hadiah Rp50.000.000.  Dikategori fiksi dua penulis senior, yang kebetulan juga aktif dalam dunia teater, Cok Sawitri dan Remy Sylado, masuk melalui buku Tantri, Perempuan yang Bercerita (Penerbit Buku Kompas, Mei 2011) dan Hotel Prodeo (KPG, Juli 2010).