Tampilkan postingan dengan label Kredit Janda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kredit Janda. Tampilkan semua postingan

09 Januari 2012

Cerpen Sanie B. Kuncoro: Kredit Janda

PAGI datang. Cahaya matahari bergegas mengeringkan basah embun sisa semalam. Helai-helai daun yang lembab bergetar lembut pada reranting penumbuhnya, seolah siap bersegera menyerap sinar matahari sebagai menu sarapan untuk akar dan batang pohon. Serupa denganmu yang memantik api demi mematangkan hidangan sarapan.

Kau tambahkan sebilah kayu bakar pada lubang di antara potongan bata yang tersusun sebagai tungku. Segera api membesar, bertambah daya panasnya untuk mendidihkan sepanci air yang terjerang di atasnya. Kau lepas simpul karung beras, harus kau cuci beras itu dengan segera sebelum air mendidih. Namun gerak sigapmu terhenti, bayang tubuh kecil anakmu di ambang pintu dapur seketika membuatmu membeku.