AKU akan bercerita pada kalian. Bercerita tentang
sebuah jembatan. Namanya adalah Jembatan Tak Kembali. Mengapa diberi
nama demikian? Karena, setiap yang menyeberang di jembatan itu, tak akan
kembali. Disergap oleh batas yang ada di seberang sana. Seberang yang
berkabut. Dan berisi kesempurnaan.Dan sebagai jembatan, maka Jembatan Tak Kembali adalah jembatan yang
begitu indah. Kerangkanya berwarna merah. Punggungnya kuning keemasan.
Sedangkan pagar pembatas samping kiri-kanannya seakan-akan selalu
berputar pelan. Seperti berputarnya jarum jam yang bunyinya begitu
halus. Deg-deg-deg surrr.
Tampilkan postingan dengan label Mardi Luhung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mardi Luhung. Tampilkan semua postingan
03 April 2012
Cerpen Mardi Luhung: Jembatan Tak Kembali
AKU akan bercerita pada kalian. Bercerita tentang
sebuah jembatan. Namanya adalah Jembatan Tak Kembali. Mengapa diberi
nama demikian? Karena, setiap yang menyeberang di jembatan itu, tak akan
kembali. Disergap oleh batas yang ada di seberang sana. Seberang yang
berkabut. Dan berisi kesempurnaan.Dan sebagai jembatan, maka Jembatan Tak Kembali adalah jembatan yang
begitu indah. Kerangkanya berwarna merah. Punggungnya kuning keemasan.
Sedangkan pagar pembatas samping kiri-kanannya seakan-akan selalu
berputar pelan. Seperti berputarnya jarum jam yang bunyinya begitu
halus. Deg-deg-deg surrr.
Langganan:
Postingan (Atom)